Karimun Usman Bicara Ketua Kadin 2019-2024

Sosok Makmur Piawai dalam Berbisnis, Lobi, dan Komunikasi

Sosok Makmur Piawai dalam Berbisnis, Lobi, dan Komunikasi
Karimun Usman. | Foto: Ist

Karimun optimis Makmur bisa membangkitkan Kadin dan meyakinkan pihak luar untuk berinvestasi di Aceh.

KBA.ONE, Banda Aceh - Musyawarah Provinsi Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Aceh ke 6 hari ini sudah dimulai hingga tiga hari mendatang. Beragam komentar dan harapan pengusaha Aceh dan elit pemerintah kepada calon tunggal ketua Kadin pun bermunculan.

Salah satunya datang dari H. Karimun Usman, mantan Ketua Pertimbangan Kadin Aceh yang juga elit politikus Aceh. Kepada KBA ONE, melalui telepon  selular, Senin, 17 Juni 2019, Karimun mengatakan Aceh butuh sosok ketua Kadin yang mampu bersanding dengan pemerintah baik pusat, provinsi, juga kabupaten dan kota. "Sosok itu ada di Makmur Budiman, SE," katanya.

Makmur Budiman merupakan satu-satunya kandidat Ketua Kadin Aceh yang mengembalikan formulir dan menyetor dana kontribusi sebesar Rp750 juta.

Sementara empat kandidat  lain yaitu  Said Isa (mantan Ketua Kadin Aceh Barat), Nahrawi alias Awi (toke minyak), Azwan Amin (pengurus Kadin periode lalu dan pengusaha) dan terakhir Nora Indah Nita, Ketua Kadin Aceh Tamiang, hingga batas waktu ditentukan, Sabtu, 15 Juni 2019, pukul 16.00 WIB, tidak mengembalikan formulir. Dengan demikian, Makmur menjadi calon tunggal. 

Makmur Budiman. | Foto: Dok Kadin Aceh.

Menurut Karimun Usman, dari sejak awal penjaringan calon Ketua Kadin Aceh, sebenarnya, sudah kelihatan bahwa sosok Makmur memang diinginkan oleh kalangan pengusaha dan pebisnis pemula hingga yang sudah mapan. "Ini bisa dilihat, misalnya, meski panitia OC dan SC sudah mempersilahkan para saudagar Aceh lain untuk maju menjadi ketua Kadin priode 2019 - 2024, ternyata semua urung mendaftar lantaran mempercayakan ketua Kadin mendatang kepada Makmur Budiman," kata Karimun Usman.

Politisi kawakan ini mengaku tahu betul kiprah Makmur Budiman dalam memajukan usaha di Aceh. "Selain ulet dan sangat serius, beliau itu piawai dan punya berbagai cara dalam membangun komunikasi bisnis," ujar Karimun Usman.

Menurutnya, persoalan di Aceh bukan hanya masalah berbisnis, namun harus bisa meyakinkan pihak luar untuk berinvestasi di Aceh. Sehingga para investor tidak khawatir dengan persoalan politik di Aceh.

Sosok Makmur Budiman, sebut Karimun, diyakini mampu memulihkan isu politik ke isu peluang berinvestasi yang nyaman dan kembali tumbuh di Aceh,

"Ini saat yang tepat untuk berinvestasi nyaman di Aceh  melalui kolaborasi para pengusaha yang tergabung dalam induk organisasi bisnis tertua di Indonesia, juga dengan elit pemerintah. Sehingga peluang terbuka lapangan kerja semakin nyata," kata Karimun Usman optimis.

Saat ini, ribuan pengusaha dan para pencari kerja di Aceh sangat menggantungkan dirinya pada Anggaran Perencanaan dan Belanja Aceh (APBA) bahkan APBN. Dengan bangkitnya kembali roh Kadin yang sempat hilang, tegas Karimun, diharapkan tumbuh usaha berkelas dunia di Aceh.

Karimun Usman juga memberikan apresiasi kepada Kadin Pusat yang hadir ke Aceh sebanyak 10 orang. "Semua petinggi Kadin pusat, mulai dari ketua umum hingga pengurus antar daerah datang. Itu karena bentuk keseriusan pusat dalam mem-back up usaha di Aceh kelak lewat Kadin," ungkap Karimun Usman menutup pembincangannya dengan KBA.ONE. ***

Komentar

Loading...