Suplai Air PDAM Macet, Warga Bireuen Panik

Suplai Air PDAM Macet, Warga Bireuen Panik
Petugas sedang memperbaiki Pipa Induk di Teupin Mane, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Rabu 8 September 2021. Waknen juli

KBA.ONE, Bireuen - Warga dua kecamatan, yakni Kota Juang dan Peusangan, Kabupaten Bireuen, mengeluhkan suplai air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang tidak berfungsi alias mati. Kondisi itu sudah berlangsung sejak tadi malam, hingga siang ini belum hidup.

Informasi dihimpun KBA.ONE, Rabu, 8 September 2021, kekesalan warga memuncak dikarenakan suplai air PDAM tak kunjung berfungsi.  Warga merasa kecewa karena tidak bisa melakukan aktifitas sehari-hari, bahkan untuk sekedar membersihkan diri.

Adisar, warga Gampong Geulanggang Baroe, Kecamatan Kota Juang, mengatakan sejak tadi malam suplai air PDAM sama sekali tidak turun. "Saya pikir pagi tadi udah berfungsi, ternyata sampai saat ini belum bisa digunakan," katanya seraya menyebut kebutuhan air PDAM ini penting bagi masyarakat untuk menunjang kebutuhan hidup sehari-hari, seperti untuk shalat, mandi dan mencuci pakaian, karena untuk menggali sumur memerlukan biaya mahal di daerahnya.

Senada diungkapkan Rizal, warga Gampong Cot Bada Tunong, Kecamatan Peusangan. Kata dia, terhentinya suplai PDAM sangat menggangu aktifitasnya. 
"Tidak ada pemberitahuan sebelumnya, kami berharap pihak terakit dari PDAM segera  menyelesaikannya," ujar Rizal.

Sementara itu Direktur PDAM Bireuen, Isfadli kepada KBA.ONE mengakui bahwa terhambatnya suplai air PDAM untuk dua kecamatan, yakni Kota Juang dan Peusangan dikarenakan ada kerusakan pipa induk berukuran besar, yang berada di Kecamatan Juli Km 13. "Kami mohon semua pelanggan dapat bersabar karena sekarang dalam masa perbaikan," jelasnya.

Begitupun, ia perkirakan pekerjaan untuk menyelesaikan kerusakan pipa tersebut akan selesai paling telat siang atau sore ini. "Kita berharap paling telat sore ini sudah selesai perbaikan dan pelanggan bisa menggunakannya," tandas Isfadli.

WAKNEN JULI/Kontributor Bireuen.

Anara

Komentar

Loading...