Tak Hanya Warga setempat, Yang Ngontrak Juga Mendapat Hewan Qurban

Tak Hanya Warga setempat, Yang Ngontrak Juga Mendapat Hewan Qurban
Panitia qurban Gampong Geulanggang Baro, Kecamatan Kota juang, Bireuen bersiap melakukan penyembelihan sapi disaksikan warga setempat, Rabu 21 Juli 2021 | Foto : Waknen Juli.

KBA.ONE, Bireuen - Sebanyak 700 kepala keluarga dan 20 penyewa rumah kontrakan di Gampong Geulanggang Baro, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Rabu 21 Juli 2021, mendapatkan daging qurban yang berasal dari sebelas ekor sapi serta tujuh ekor kambing.

Penuturan Safruddin, ketua panitia qurban, kepada KBA.ONE, pembagian secara merata bagi penduduk yang memiliki Kartu Keluarga (KK) dan yang mendiami rumah kontrakan di desa setempat agar semua tidak ada yang membedakan penduduk asli dan warga pendatang yang berstatus mengontrak.

"Ditambah lagi antusias masyarakat sudah mulai tinggi sehingga penyembelihan daging kurban bertambah banyak dari sebelumnya," kata lelaki yang akrab disapa Udin itu. Sistem julo-julo atau iuran per bulan yang dikumpulkan warga melalui masing-masing kepala dusun juga menjadi salah satu faktor tingginya antusias warga setempat untuk berqurban.

Ia merincikan, sistem iuran per bulan yakni Rp250 per orang yang dilakukan selama satu 10 bulan. Sehingga total per orang adalah Rp2,5 juta.

"Rata-rata satu ekor lembu seharga Rp17,5 juta itu sudah termasuk biaya penyembelihan. Tapi bagi warga yang mengantarkan sapi qurban, kami panitian hanya meminta ongkos kerja penyembelihan sebanyak Rp700 ribu untuk sapi dan Rp 200 ribu untuk seekor kambing," tambah udin seraya berharap antusias masyarakat untuk berqurban terus bertambah setiap tahunnya.

WAKNEN JULI/ Kontributor KBA.ONE di Bireuen

Komentar

Loading...