Tak Jera, Residivis Kasus Narkoba Kembali Ditangkap Polisi

Tak Jera, Residivis Kasus Narkoba Kembali Ditangkap Polisi
Ilustrasi |Foto: Ist

KBA.ONE, Banda Aceh - Pernah mendekam di balik jeruji besi, KA, 30 tahun, warga Kecamatan Meuraxa, seorang residivis kasus narkoba kembali ditangkap oleh Sat Resnarkoba Polresta Banda Aceh atas kasus serupa bersama tiga rekannya, di kawasan Gampong Baro, Kecamatan Meuraxa, pada Rabu, 13 Januari 2021.

"Salah satu tersangka berinisial KA, merupakan residivis keluar masuk rumah tahanan, namun ianya tidak pernah jera atas putusan hukuman," kata Kasat Resnarkoba Polresta Banda Aceh, AKP Raja Aminuddin Harahap, Selasa 19 Januari 2021.

Adapun tiga rekan KA yang juga diciduk petugas, yakni AS, 40 tahu, ASY, 37 tahun, dan AR, 28 tahun. Setelah digeledah, polisi menemukan barang bukti 1,98 gram sabu-sabu beserta satu unit bong lengkap dengan pipa kaca.

Selain keempat tersangka, Tim Sat Resnarkoba Polresta Banda Aceh juga menangkap tiga tersangka kasus narkoba lainnya di sejumlah lokasi, diantaranya, penangkapan terhadap FF, 20 tahun, warga Darul Imarah, Aceh Besar atas kepemilikan narkotika jenis sabu seberat 0,85 gram di depan Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Senin, 11 Januari 2021 malam.

Para tersangka kasus narkoba. | Foto: Ist

Selanjutnya, penangkapan dilakukan terhadap MUR, 26 tahun, warga Banda Aceh di kawasan SPBU Simpang Dodik, Banda Aceh, Kamis, 14 Januari 2021 dinihari. Saat dilakukan penangkapan, dari tersangka petugas menemukan narkotika jenis sabu seberat 0,22 gram.

Keesokan harinya, Jumat 15 Januari 2021, tim menangkap FA, 37 tahun, di Gampong Meunasah Balee, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar atas kepemilikan enam bungkusan yang berisikan sabu seberat 12,81 gram.

"Kurun waktu tujuh hari, kami melakukan penangkapan terhadap tujuh tersangka penyalahgunaan narkotika. Salah satunya residivis yang tidak pernah jera dengan hukuman yang diberikan oleh Pengadilan,” ujar Raja Aminuddin.

Atas perbuatannya, para tersangka akan dijerat dengan pasal Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 114 Ayat (2) dari Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. "Ancaman hukuman pidana penjara paling lama 20 tahun," imbuhnya.*** | MHD SAIFULLAH, Kontributor Banda Aceh

Komentar

Loading...