Taman Selfie, Pesona Baru Binjai

Taman Selfie, Pesona Baru Binjai
Pengunjung Taman Selfie | KBA/Ghandi

 Bisnis itu tentang ide. Taman Selfie menawarkan nuansa berbeda dan sajian yang unik.

KBA.ONE, Medan - Pagi itu, Ahmadi terlihat santai. Hanya bercelana pendek dan kaos polo, pengusaha kuliner asal Medan, Sumatera Utara, ini berbicang-bincang dengan sekumpulan anak muda yang berkunjung ke Taman Selfie, tempat bersantai dan menghabiskan waktu di sudut Binjai. 

Banyak keraguan saat Ahmadi membuka sebuah usaha kuliner di Binjai yang dinamainya Taman Selfie, Februari lalu. Bagi masyarakat Aceh, Binjai hanya kota perlintasan. Tujuan utama adalah Medan, Ibu Kota Sumatera Utara. Kesan daerah pinggiran juga cukup melekat. Apalagi, jarak antara Medan dan Binjai hanya 21 kilometer. Lokasi usaha ini juga terbilang jauh dari akses dan pusat keramaian di Binjai.

Tapi ternyata, bagi Ahmadi, lokasi berbisnis kuliner tak terlalu menentukan. Di zaman ini, dalam membangun bisnis kuliner, lokasi bukan hal utama. “Ini lebih kepada strategi pemasaran. Biarkan orang yang mencari dan datang untuk berkunjung,” kata Ahmadi, Ahad pekan lalu.  

Keyakinan ini terbukti benar. Hanya dalam waktu singkat, Taman Selfie yang digagas Ahmadi ramai dikunjungi. Bahkan oleh orang dari luar Binjai. Ahmadi membuat lokasi ini dengan konsep unik yang menarik perhatian. Tidak hanya dengan sajian khas menggugah selera, Ahmadi juga melengkapi Taman Selfie dengan tempat-tempat yang asyik untuk berswafoto. 

Ide ini tak muncul tiba-tiba. Ini adalah fase lain dalam hidupnya yang sempat mencoba berbagai jenis kerjaan. Ahmadi pernah bekerja sebagai seorang pelayan, pengawas hingga manajer di sebuah restoran cepat saji di di Medan. Bekal pengalaman itulah, Ahmadi mencoba peruntungan baru. Tidak sebagai pekerja, tapi sebagai pemilik kafe Arabika Rooftop di Binjai. 

Dengan memanfaatkan kegandrungan publik berswafoto, Ahmadi membangun Taman Selfie dengan konsep yang berbeda dari usaha sebelumnya. Saat ini orang datang ke kafe tidak hanya sekadar makan. Tapi juga untuk berfoto bersama teman-teman, keluarga, maupun pacar dan mengunggahnya ke akun media sosial. Ini adalah peluang bisnis dan promosi gratis bagi usahanya.

Di Taman Selfie, terdapat belasan spot untuk berfoto. Di antaranya dua rumah pohon, jembatan yang disebut “titi jodoh”, rumah terbalik, taman golf mini, berfoto menggunakan baju nona Belanda dan banyak latar foto menarik lainnya--persis seperti turis yang berkunjung ke Amsterdam, Belanda. 

Konsep unik ini dipadukan dengan berbagai jenis makanan bernama unik pula. Di sini, pengunjung dapat memesan Mie Terbang. Ini adalah salah satu makanan populer dan paling banyak dipesan. Mie goreng yang disajikan dengan penyanggah khusus dan membuat mie ini seolah-oleh melayang. Porsinya cukup banyak untuk disantap sendiri, rasanya juga nikmat, harganya pun sangat bersahabat untuk kalangan pelajar.

Selanjutnya, tidak kalah unik, adalah makanan yang disajikan dalam empat mangkuk kecil mie dengan potongan telur di atas nya. Menu satu ini disebut “Mie Kerdil”. Dinamai sesuai dengan ukuran mangkok. Mie ini dimakan menggunakan sumpit; memberikan sensasi makan ala Cina. Setelah dicicipi, ternyata mie yang disajikan adalah mie ayam, hanya saja tampilannya yang berbeda dan menarik. Ada juga minuman Thai Milk Tea. Jika biasanya minuman disajikan di dalam gelas, minuman satu ini disajikan dalam kantong khusus. Rasa dan penyajian benar-benar unik dan mengejutkan. 

Di Taman Selfie, pengunjung juga memesan dengan cara berbeda dari kafe-kafe lain. Di dekat pintu masuk terdapat gambar-gambar makanan dan minuman yang di tempel didinding. Di bawah masing-masing gambar terdapat semacam kartu yang berisikan nama dari menu-menu tersebut. 

Pengunjung hanya tinggal mengambil kartu tersebut dan memberikannya kepada kasir, kemudian akan diberikan nomor meja yang bisa diletakkan di meja manapun sesuai keinginan. Sambil menunggu pesanan, pengunjung dapat mengabadikan peristiwa itu dengan berfoto bersama di tempat-tempat yang cantik.

Ahmadi tak pernah kehabisan ide. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan waktu dan momentum tertentu. Seperti pada Agustus. Bagi mereka yang bersuami atau memiliki mantan pacar bernama Agus, datang ke Taman Selfie akan mendapatkan harga khusus. Ada juga kopi gratis bagi Pegawai Negeri Sipil di hari pertama kerja usai libur lebaran, dan gratis kue cubit di Hari Kartini.

“Bisnis itu memiliki masa dan mengikuti tren. Supaya pengunjung tidak bosan, setiap tiga bulan saya akan mengganti latar berfoto di sini dengan suasana yang baru, jadi mereka akan datang kembali untuk berkunjung,” kata Ahmadi. Berminat?

Komentar

Loading...