Tekan Angka Stunting, Dinkes Aceh Utara Lakukan Pengukuran dan Publikasi Data

Tekan Angka Stunting, Dinkes Aceh Utara Lakukan Pengukuran dan Publikasi Data
Sosialisasi pengukuran dan publikasi data stunting oleh Kepala Dinas Aceh Utara. | Foto: Ist

KBA.ONE, Aceh Utara – Pemerintah Aceh Utara berencana mengukur dan mempubikasikan jumlah pasien stunting, serta cara penanganannya kepada masyarakat luas. Hal ini dilakukan untuk menekan angka stunting di kabupaten tersebut.

Bupati Aceh Utara pada Februari 2021, telah menetapkan 20 desa lokus stunting di daerah itu. Untuk menurunkan angka stunting, Kementerian Kesehatan telah menetapkan delapan aksi integrasi, yaitu aksi analisis situasi, keduarencana kegiatan, rembuk stunting, penyusunan Perbup tentang peran desa terkait stunting. 

Berikutnya, aksi pembinaan kader KPM, sistem manajemen data pengukuran, dan publikasi stunting. Rencananya, pengukuran awal terhadap anak stunting di Aceh Utara, akan dilakukan akhir tahun 2020. Sekitar enam ribu dari 37 ribu balita di daerah ini pada 2020 ditemukan mengalami pendek saat lahir (stunting).

Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Amir Syarifuddin, Kamis 11 November 2021, menyampaikan dengan adanya kerja sama antar SKPK dan semua pihak, diharapkan penatalaksanaan dan penurunan angka stunting dapat terlaksana dengan baik. 

“Kita masih terus berupaya menurunkan angka stunting, dimulai dari program pemberian tablet tambah darah untuk remaja putri yang diperkirakan mereka akan menjadi calon ibu di masa depan, upaya peningkatan kesehatan ibu hamil, bayi baru lahir, dan anak balita di mana periode 1000 hari pertama kehidupan dimulai,”jelas Amir. *** 

Anara

Komentar

Loading...