Tempe Bisa Berbahaya bagi Kucingmu

Tempe Bisa Berbahaya bagi Kucingmu
Ilustrasi kucing belang tiga atau calico. | PIXABAY/HEUNGSOON.

Tempe merupakan sumber protein nabati sehingga tidak cocok bagi kucing yang merupakan karnivora.

KBA.ONE - Tempe dipercaya oleh para pecinta kucing sebagai makanan kaya manfaat dan menjadi bahan alami untuk mengobati diare. Banyak yang secara rutin memberikannya sebagai pakan utama berupa tempe kepada hewan kesayangannya.  Alasan lainnya juga karena harganya yang lebih murah dibandingkan pakan kucing kemasan.

Biasanya olahan kedelai ini direbus atau dikukus baru kemudian dicampurkan dengan telur atau ikan. Banyak juga yang menyajikannya mentah dan hanya dihaluskan agar lebih mudah dikonsumsi. Namun, konsumsi tempe secara rutin ternyata dapat meningkatkan risiko penyakit hipertiroid pada kucing.

Dokter Jami, dokter hewan pemilik channel You Tube Dr.Jami TV mengatakan jika cara ini sebenarnya tidak sesuai dan berbahaya bagi hewan. Tempe merupakan sumber protein nabati sehingga tidak cocok bagi kucing yang merupakan karnivora. "Hal yang dapat terjadi jika dilakukan secara konstan, misalnya membuat penyakit hipertiroid pada kucing," terangnya sebagaimana dilansir laman kompas.com Rabu 17 Maret 2021.

Hipertiroid terjadi karena asupan protein yang rendah sehingga kadarnya di bawah normal. Penyakit ini menyebabkan kelainan pada kelenjar pertumbuhan yang semakin lama makin besar. Akibatnya metabolisme hewan semakin cepat, yang berdampak buruk pada organ tubuh seperti jantung, ginjal, dan liver.

Ia menguraikan jika biasanya hewan penderita penyakit ini semakin doyan makan namun malah mengalami penurunan berat badan. Hal ini karena tubuh yang tidak bisa lagi memproses asupan makanannya dengan benar. Umumnya penyakit ini memang menyerang kucing berusia 5 sampai 10 tahun, namun konsumsi tempe secara rutin dapat memicu timbulnya penyakit ini.

Halaman12

Komentar

Loading...