Terlibat Pengurus Partai, Ketua KIP Agara Diberhentikan

Terlibat Pengurus Partai, Ketua KIP Agara Diberhentikan
DKPP Saat membacakan putusan. | Foto: Ist

KBA.ONE, Aceh Tenggara - Terbukti secara sah masih aktif sebagai pengurus partai, Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Tenggara (Agara), Hasrun Syahputra diberhentikan dari jabatannya sebagai penyelenggara Pemilu.

Hasrun diberhentikan melalui sidang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) secara live telekonfren di kediamannya pada Rabu 24 Juni 2020.

DKPP memutuskan pemberhentian Hasrun Syahputra yang juga sebagai Ketua KIP Agara atas perkara yang diadukan Supriadi, terkait dugaan keterlibatannya sebagai pengurus Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Aceh Tenggara periode 2011-2015.

Menurut keterangan DKPP, Hasrun dinilai tidak sesuai lagi dengan pasal 21 ayat (1) huruf I menyebutkan bahwa penyelenggara pemilu tidak menjadi anggota partai politik setidaknya lima tahun saat mendaftar sebagai penyelenggara.

Sekretaris KIP Agara, Irwandi, ketika dikonfirmasi, Kamis 25 Juni 2020, membenarkan informasi tersebut, namun hingga saat ini salinan putusan DKPP belum diterima secara resmi.

"Benar Ketua KIP Agara diberhentikan, hal ini kami baru dapat informasi dari rekan-rekan dan media pada saat DKPP membacakan putusan, untuk tersurat atau salinan belum kami terima," terang Irwandi.

Sementara saat ini, Hasrun tetap menjalankan tugas dan fungsinya sebagai ketua KIP Agara sembari menunggu salinan putusan DKPP yang disampaikan melalui KIP Aceh, yang kemudian diteruskan kepada KIP Agara untuk mengambil langkah selanjutnya," jelas Irwandi .

Komentar

Loading...