Terpikat Anyaman Pandan Aceh Timur

Terpikat Anyaman Pandan Aceh Timur
Anggota DPR RI, Muslim, S.Hi, MM, dan istri, berfoto bersama Ketua Dekranasda Aceh Timur, Hj. Fitriani D. Hasballah, SH, MH, saat mengunjungi Stand Dekranasda Aceh Timur dalam Event Inacraft Tahun 2018 di Jakarta, Sabtu 28 April 2018. | Foto: Ist.

Hasil perajin daun pandan yang dipamerkan: tas jinjing, kotak tisu, tablemat, dompet, tas mini, tas pesta, sarung bantal kursi, ambal, tikar hingga sarung handphone (HP)

KBA.ONE, Jakarta – Sudah cukup lama Kabupaten Aceh Timur dikenal sebagai daerah penghasil kerajinan tangan berbahan baku daun pandan. Bahkan sebuah gampong, yaitu Gampong Matang Gleum, Kecamatan Peureulak, pernah meraih predikat sebagai Desa Kerajinan Terbaik se-Aceh 2013.

Gampong-gampong di Aceh Timur yang menghasilkan perajin dari daun pandan itu merupakan gampong binaan Dekranasda Aceh Timur seperti kelompok perajin Pandan Berseri dan Beungong Seuke. Dari sinilah banyak muncul perajin daun pandan yang unik, berkualitas dan berkelas.

Karena kelebinannya ini, maka pada Pameran Inacraft Tahun 2018 di Convention Center Jakarta, 25-29 April, Aceh Timur membuka stand dan ikut berpameran di kelas internasional tersebut. 

Menariknya, sejak hari pertama hingga hari keempat, Stand Dekranasda Kabupaten Aceh Timur, hampir tak pernah sepi dan terus diserbu pengunjung dari berbagai daerah. 

Ketua Dekranasda Aceh Timur, Hj. Fitriani D. Hasballah, Sabtu 28 April 2018, mengatakan terpikatnya pengunjung dengan stand asal daerah penghasil ikan itu karena memamerkan berbagai anyaman pandan yang unik, cantik, dan berkualitas.

“Banyak anyaman pandan dalam berbagai bentuk yang kita pamerkan, bahkan kini stoknya nyaris terjual seluruhnya,” kata Hj. Fitriani penuh semangat.

Anyaman pandan dipamerkan dalam bentuk kreasi sesuai perkembangan zaman, sehingga terlihat unik dan langka. “Inilah yang membuat para pengunjung memilih datang ke stand kita,” tambah Hj. Fitriani.

Berbagai jenis anyaman pandan hasil perajin warga Aceh Timur yang dipamerkan itu antara lain tas jinjing, kotak tisu, tablemat, dompet, tas mini, tas pesta, sarung bantal kursi, ambal, tikar hingga sarung handphone (HP). “Bahkan kita juga memamerkan berbagai lapisan anyaman pandan untuk perlengkapan rumah tangga,” tambah Hj. Fitriani.

Hj Fitriani mengakui  pengunjung yang datang ke stand daerah itu bukan hanya dari berbagai provinsi di Indonesia, namun beberapa warga negara asing juga ikut menyambangi Stand Dekranasda Aceh Timur, seperti dari Amerika Serikat, Brunai Darussalam dan Malaysia.

Beberapa pejabat negara asal Aceh dari Gedung DPR/MPR RI juga hadir seperti Muslim, SH.I, MM, anggota Komisi X DPR RI. | Iskandar Ishak, Kontributor Aceh Timur.

Komentar

Loading...