Terpikat Sapik, Gampong Impian dari Tanah Tuan Bertapa

Terpikat Sapik, Gampong Impian dari Tanah Tuan Bertapa
Pesona Gampong Sapik dari udara. | Foto: Youtube

Gampong Sapik  sukses mengelola unit usaha bisnis BUMG, jauh lebih unggul dibandingkan BUMG gampong  lainnya yang  kesulitan berkembang dan bahkan sebagian besar bangkrut.

KBA.ONE, Aceh Selatan - Gampong Sapik, Kluet Timur, Aceh Selatan, adalah sebuah kawasan impian bagi warganya, bahkan warga desa lain di Aceh. Hadirnya program dana desa (di Aceh disebut  dana gampong-red) di desa itu rupanya tak menjadi sia-sia, bahkan mampu menyulap wajah dan perekonomian desa menjadi desa mandiri berkelanjutan.

Gampong Sapik berada di pedalaman Kecamatan Kluet Timur, sekitar 60-an kilometer sebelah timur Kota Tapaktuan. Desa ini pernah juara satu penilaian administrasi dokumen evaluasi perkembangan gampong pada perlombaan gampong tahun 2018 se-Aceh. Desa Sapik menyingkirkan 6.474 gampong se-Aceh. 

Sejak program dana desa pemberdayaan  ekonomi masyarakat di pedesaan digulirkan pemerintah lima tahun lalu, warga Desa Sapik  menyimpan harapan besar agar ekonomi mereka bangkit dan tumbuh menjadi lebih baik.

Sisi lain Gampong Sapik. | Foto: klipaa.com

Bagi desa yang dihuni sekitar 400 KK itu, keberadaan BUMG (Badan  Usaha Milik Gampong ) telah menjadi salah satu prioritas penting pembangunan perekonomian masyarakat. Malah, BUMG ini justru sudah ada jauh sebelum digulirkannya program dana gampong.

Sehingga, keberhasilan  pengelolaan BUMG Gampong Sapik melalui delapan  unit usaha bisnisnya menjadikan desa itu sebagai tujuan studi banding bagi desa-desa sekitar dan desa luar Aceh Selatan.

Adalah Kota Subulussalam yang melontarkan niatnya untuk melakukan studi banding ke Gampong Sapik untuk membandingkan keberhasilan desa udik di Aceh Selatan itu dalam pengelolaan BUMG.

"Bisa jadi kami dari Subulussalam akan melakukan studi  banding ke  sini. Saya  akan  dorong keuchik-keuchik di Kota Subulussalam untuk melihat keberhasilan  BUMG Gampong Sapik," kata Ketua MPD Kota Subulussalam, Jamudin, saat berkunjung ke desa tersebut, pekan lalu.

Hasfijal, Bendahara Gampong, merasa terhormat mendengar pengakuan Jamudin itu sehingga dia akan menerima kunjungan mereka untuk sharing kemajuan program.

Dia menjelaskan BUMG Gampong Sapik memiliki unit usaha  antara lain Sub Unit Kilang Padi,  Sub Unit Jual Beli Padi,   Sub Unit Kedai Pertanian,   Sub Unit Pasar Harian, Sub Unit Sewa Menyewa Teratak, Sub Unit Galian,  Sub Unit Sewa Menyewa Prasmanan  dan Alat Pelaminan, dan  Sub Unit Sewa Menyewa Keyboard dan Sound System. 

Salah satu unit usaha BUMG Sapik. | KBA.ONE: Masluyuddin.

Dari delapan sub unit ini yang menjadi inovasi Gampong Sapik adalah penggilingan padi pada Kilang  Padi Tolong Mulong,  Kedai Pertanian yang  sangat cocok dengan kearifan lokal karena penduduk mayoritasnya adalah petani.

Atas keberhasilan  desa itu, Gampong Sapik yang  dipimpin Keuchik, Kardiman, ini pernah meraih juara II dari Pemerintah Aceh dalam lomba Evaluasi Pengembangan Gampong Tingkat  Provinsi di Kota Langsa 2018.

Gampong seluas lebih kurang 11,9 Km bujur sangkar ini dihuni 1.134 jiwa penduduk atau 335 kepala keluarga (KK).  Terdiri dari tiga dusun,  yakni Dusun Masjid, Dusun Pendidikan, dan Dusun Manggis. 

Kawasan pemukiman penduduk merupakan hamparan pertanian dan perkebunan. Lahan  persawahan seluas 123 hektare ditambah  ratusan hektare areal  perkebunan sawit serta kakao. Mayoritas mata pencarian masyarakatnya adalah usaha pertanian dan perkebunan. 

BUMG Gampong Sapik. | KBA.ONE: Masluyuddin

Gampong Sapik  sukses mengelola unit usaha bisnis BUMG, jauh lebih unggul dibandingkan BUMG gampong  lainnya yang  kesulitan berkembang dan bahkan sebagian besar tidak aktif atau  bangkrut.

Ketua Tuha Puet Gampong Sapik, Yusnir Hasan,  S.Pd, kepada KBA ONE, baru-baru ini,  mengatakan, perkembangan unit bisnis BUMG di  Gampong Sapik telah ada jauh sebelum kebijakan tentang BUMG digaungkan pemerintah pusat.

"Awalnya tahun 1997, atas hasil musyawarah tokoh - tokoh masyarakat, maka saat itu  dibangun pabrik  penggilingan  padi untuk menampung hasil panen masyarakat," tuturnya.

Waktu itu, pengelolaan kilang padi berdasarkan kepanitiaan. Namun seiring bergulirnya program pemerintah pusat tentang BUMG maka selanjutnya dikelola pemerintah Gampong Sapik.

Dari tahun ke tahun omzet, aset, dan pendapatan BUMG Tulong Mulung terus meningkat. "Hasil kilang padi dan sub unit usaha lainnya  menjadi salah satu Pendapatan Asli Desa (PAD)," ujarnya. 

Salah satu kegiatan usaha BUMG Gampong Sapik. | Foto: klipaa.com

Keuchik Gampong Sapik, Kardiman, menyebutkan BUMG Tulong Mulung mempunyai produk dan  pasar lokal. Pengembangan kilang padi, misalnya,  sangat cocok karena kawasan Gampong Sapik adalah kawasan salah satu sentra pertanian padi.

"Juga didukung unit usaha penyediaan sarana produksi pertanian, alat pesta, galian C, pasar harian yang semuanya berbasis potensi lokal," sebutnya.

Menurutnya, peningkatan pengelolaan BUMG Tulong Mulung dan sub unit lainnya, tidak terlepas dari kekompakan pengurus BUMG  dan dukungan masyarakat.

Ada beberapa tips pengelolaan BUMG yang secara konsisten dilakukan, antara lain SDM atau para pengurus BUMG yang bertanggung jawab, amanah dan profesional. 

Tradisi menyambut tamu di Gampong Sapik. | Foto: http: klipaa.com

Para pengurus BUMG pada semua unit usaha merupakan pribadi yang amanah terhadap kepercayaan.  Pengelolaan keuangan dilakukan secara transparan sehingga setiap saat memberikan kontribusi kepada pendapatan BUMG.

Berbasis potensi lokal, inovasi tiada henti, baik dari sisi lahan dan juga model bisnis salah satu inovasi yang dikembangkan, adalah pemanfaatan lahan jemuran padi menjadi sport centre. Dengan demikian diperoleh hasil dan manfaat ganda dari aset BUMG.

Selanjutnya, keterbukaan proses, agar semua terlibat. Manajemen keuangan yang sehat,  keterlibatan masyarakat, dan  dukungan ke masjid.

Nah dukungan BUMG kepada masjid inilah yang perlu menjadi teladan. Pada setiap kegiatan BUMG,   terutama dari galian C, secara otomatis ada bagian yang disisihkan untuk keperluan masjid. 

"Gampong Sapik juga memiliki daftar buku secara online. Perpustakaan online merupakan sebuah media yang dikelola secara online untuk berbagi alternatif bahan bacaan bagi mereka yang intens menggunakan internet," pungkasnya.

Dan prestasi membanggakan bagi desa itu, Kardiman, Kepala Desa Sapik, diundang sebagai salah seorang pembicara pada Aceh Economic Summit di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, bersama sejumlah menteri. Itu semua karena kehebatan Gampong Sapik mengelola bisnis BUMG di tanah Tuan Bertapa yang melegenda itu. | MASLUYUDDIN, Aceh Selatan.

Sederet Prestasi Gampong Sapik:

  • Juara I Penilaian Administrasi Dokumen Evaluasi Perkembangan Gampong pada Perlombaan Gampong tahun 2018 se-Aceh.
  • Juara I Lomba Gampong / Evaluasi Lomba Gampong Tingkat Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2018
  • Juara I Lomba Tari Kreasi Pasang Jabet Se-Kluet Raya Pada Festival Seni Aceh-5 Tahun 2018
  • Juara II Lomba Inovasi Makanan Tambahan Balita Tingkat Kecamatan Kluet Timur Tahun 2017  
  • Juara I Badan Usaha Milik Gampong ( BUMG ) Terbaik Tingkat Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2017
  • Juara I Lomba Gerakan Sayang Ibu (GSI) Tingkat Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2017
  • Juara Umum Lomba MTQ Tingkat Kecamatan Kluet Timur Tahun 2017
  • Juara III Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tingkat Kabupatern Aceh Selatan Tahun 2017
  • Juara II Pos Pelayanan Teknologi (POSYANTEK) (Warteg) Tingkat Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2017
  • Juara Umum Lomba MTQ tingkat Kecamatan Kluet Timur Tahun 2016
  • Juara II Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Terbaik Tingkat Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2016 
  • Juara II Lomba Turnamen Voly Putri Tingkat Kecamatan Kluet timur Tahun 2016
  • Juara II Lomba Gerakan Sayang Ibu (GSI) Tingkat Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2016
  • Juara II Lomba Gampong / Evaluasi Lomba Gampong Tingkat Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2016
  • Juara I Lomba Turnamen Sepak Bola Tingkat Kecamatan Kluet Timur Tahun 2016
  • Juara I Lomba Turnamen Sepak Bola Tingkat Kecamatan Kluet Timur Tahun 2015
  • Juara I Lomba Turnamen Bola Voly Putri Tingkat Kecamatan Kluet Timur Tahun 2015
  • Juara Umum Lomba MTQ Tingkat Kecamatan Kluet Timur Tahun 2014. ***

Komentar

Loading...