Tim Gabungan Segel Indomaret di Aceh Tengah

Tim Gabungan Segel Indomaret di Aceh Tengah
Tim gabungan setelah menyegel salah satu swalayan Indomaret di Aceh Tengah. | Foto: KBA.ONE, Karmiadi

KBA.ONE, Takengon - Tim gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH), dinas penanaman modal dan perizinan, dinas perdagangan, dan bagian Perekonomian Setdakab Aceh Tengah menyegel salah satu swalayan Indomaret di daerah itu.

Penutupan sementara swalayan tersebut lantaran izin usaha diketahui telah mati. "Sudah beberapa kali kami ingatkan, namun peringatan kami tidak diindahkan," kata Kepala Satpol PP dan WH Aceh Tengah, Syahrial Afri, Rabu 25 November 2020.

Sedikitnya, ada empat titik swalayan Indomaret terpaksa ditutup sementara oleh petugas hingga proses izin usahanya terbit, diantaranya Indomaret di jalan Sengeda tepatnya depan Bank BNI, Simpang Empat, depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Beru Takengon, dan di Blang Kolak. Swalayan itu akan dibuka kembali setelah izin usaha diterbitkan.

Diketahui, penutupan itu berdasarkan surat perintah Bupati Aceh Tengah nomor 094/449/SPT/2020 tentang kegiatan pembinaan, pengawasan dan penutupan sementara usaha Indomaret di Kecamatan Lut Tawar, Bebesen, dan Kebayakan sampai menunggu proses perizinan.

Surat yang ditanda tangani Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah Aceh Tengah, Arslan tanggal 25 November 2020 itu telah dikerjakan oleh tim gabungan, dalam pelaksanaanya berjalan lancar.** | Karmiadi, Kontributor Aceh Tengah

Komentar

Loading...