Tim Kemendikbud Visitasi Penggabungan STKIP BBG dan STIKes Getsempena Jadi Universitas

Tim Kemendikbud Visitasi Penggabungan STKIP BBG dan STIKes Getsempena Jadi Universitas
Pelaksanaan vinitasi penggabungan kampus STKIP BBG dan STKes Getsempena menjadi universitas melalui virtual. | Foto: Ist

KBA.ONE, Banda Aceh - Tim Kementerian dan Kebudayaan (Kemendikbud) melakukan visitasi penggabungan kampus Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidik (STKIP) Bina Bangsa Getsempena (BBG) dan STIKes Getsempena secara virtual, Selasa 2 Februari 2021.

Tim Evaluasi Direktorat Kelembagaan Kemendikbud, Desmelita, berharap yayasan, pimpinan kampus, dan jajarannya bisa menyiapkan bahan dan dokumen dengan baik terkait dengan aspek hukum, keuangan, dan lain sebagainya.

Kata dia, kegiatan ini lebih difokuskan pada verifikasi dokumen. Ia juga menyatakan bahwa tim Kemendikbud sangat mendukung proses penyederhanaan kampus, sehingga aktivitas administratif dan penyelenggaraan kegiatan perguruan tinggi bisa efektif dan efisien.

"Tentu dengan rekomendasi LL Dikti Wilayah XIII Aceh proses penggabungan ini bisa berjalan lancar. Sukses terus untuk kampus BBG dan STIKes Getsempena," ujarnya.

Sekretaris LL Dikti Wilayah XIII Aceh, M. Ilham Maulana, menyatakan ada dua hal yang melatarbelakangi kegiatan ini, pertama karena proses penggabungan kampus merupakan program unggulan dalam mendukung persiapan penyederhanaan kampus di Aceh, karena banyaknya kampus kecil kurang efektif dan maksimal dalam pengembangan mutu.

Kedua, sekolah tinggi yang digabungkan merupakan kampus yang mendapatkan penghargaan sekolah tinggi terbaik tingkat Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Aceh tiga tahun berturut-turut dari LL Dikti Wilayah XIII. "Ini menunjukkan kampus ini layak menjadi universitas dan menjadi role model bagi kampus lain," ungkapnya.

Ia berharap kepada yayasan, pimpinan kampus, dan jajarannya agar mempersiapkan segala hal yang diperlukan, sehingga proses ini cepat selesai. "Kita berharap dengan dukungan semua pihak kegiatan ini akan berlangsung dengan sukses,"ujarnya.

H. Hidayatullah Daud, Ketua Pembina Yayasan dalam presentasinya menyampaikan ketika program penggabungan kampus ini diwacanakan, pihak yayasan sudah berniat untuk melakukan penggabungan. Kami pihak APTISI bahu membahu dengan LL Dikti Wilayah XIII untuk menyukseskan, mendukung, dan menggalakkan program penggabungan kampus swasta, karena di Aceh banyak kampus kecil yang pengelolaannya sangat sulit.

Hidayatullah juga menyinggung tentang kampus yang digabungkan yakni STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh dan STIKes Getsempena Lhoksukon. Kedua kampus ini masih dalam satu payung yayasan. Fakultas yang dibuka yakni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan Fakultas Ilmu Kesehatan, Sains, & Teknologi.

"Aspek yang menjadi penilaian visitasi yakni jumlah dosen, rasio dosen dengan mahasiswa, tenaga kependidikan, sarana & prasarana, SPMI, hukum, keuangan, dan lain sebagainya," tutupnya.***

Komentar

Loading...