Tim Yahdi Hasan Ramud Kunjungi Rumah Juru Kunci Kuburan Datuk

Tim Yahdi Hasan Ramud Kunjungi Rumah Juru Kunci Kuburan Datuk
Tim YHR mengunjungi gubuk milik Bobob, penjaga Kuburan Datuk di Lawe Sikap, Kutacane, Aceh Tenggara. | Foto: Tangkapan Layar Video.

KBA.ONE, Banda Aceh - Tim Yahdi Hasan Ramud (YHR) Aceh Tenggara, Selasa, 17 November 2020, menuju ke lokasi gubuk milik Sahbudin alias Bobob, 52 tahun, juru kunci kuburan datuk di kawasan objek wisata Lawe Sikap, Bukit Mbarung, Kecamatan Babusalam, Aceh Tenggara.

Setiba di lokasi, Tim YHR disambut Istri dan anak Bobob. Pria yang menghabiskan waktu seperempat abad atau 25 tahun menjaga Makam Datuk Maulana Malik Ibrahim itu sedang mencari nafkah.

Seperti diberitakan sebelumnya, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Dapil 8, yang juga pembina Tim YHR, Yahdi Hasan, kepada KBA.ONE, Minggu, 15 November 2020, mengatakan tim YHR berjanji akan membangun rumah layak huni, misalnya, ukuran 4 x 5.

"Bila ada rezeki, ke depan akan kita bantu bangun dapur dan WC nya," tutur Politisi Partai Aceh itu. 

Tim YHR serahkan bantuan uang kepada istri Bobob. | Foto: Ist.

Bobob bersama Istrinya saat ini tinggal di gubuk yang luasnya hanya 2 x 2 meter. Gubuk itu sungguh memilukan. Tak layak dijadikan tempat istirahat sepasang suami istri. Selain kumuh, bangunannya didirikan asal jadi. Lebih layak kandang sapi.

Penyangga tiang gubuk terbuat dari batang pohon, dinding seng bekas, lantainya tepas bambu, atapnya dari plastik dan terpal loak. Hanya ditimpa potongan-potongan kayu. Agar tidak bocor disiram hujan dan tidak terbang disapu angin.

Bobob yang berkebutuhan khusus; tuna runggu merupakan Warga Batu Mbulan Asli Kecamatan Babussalam, Aceh Tenggara, ia penjaga makam seorang pejuang masyhur di masa koloni Belanda. Namanya Maulana Malik Ibrahim. Pembawa kabar gembira tentang Islam.

Atau, orang-orang di Kutacane, Aceh Tenggara, lebih akrab menyapa makam itu sebagai "Kuburan Datuk". Lokasinya di seberang Kali Alas, di kawasan objek wisata Lawe Sikap, Bukit Mbarung, Kecamatan Babusalam, Aceh Tenggara. ***

Komentar

Loading...