Timun Suri, Pelepas Dahaga di Kala Ramadan

Timun Suri, Pelepas Dahaga di Kala Ramadan
Jalaluddin, petani timun suri. | Foto: Icha

KBA.ONE, Banda Aceh  –  Bulan suci Ramadan merupakan bulan penuh keberkahan. Bulan ini selalu dinanti-nantikan oleh seluruh umat Muslim. Di bulan ini pula ada  berbagai makanan khas yang hanya muncul saat bulan Ramadan saja, salah satunya adalah timun suri.

Di Aceh, buah dari tanaman menjalar  ini biasa dikatakan buah timun "wah" (merekah/mekar), karena ketika masak pasti dia pecah. Timun suri hanya dipanen ketika bulan Ramadan saja. "Tidak ada peminat buah ini selain bulan puasa,” kata Jalaluddin, petani timun suri saat dijumpai KBA.ONE, di kebunnya di Desa Cot Cut Aceh Besar, Minggu 20 Mei 2018.

Timun suri di Aceh memiliki ciri khas tersendri dibanding luar Aceh. Timun suri di Aceh dominan berwarna hijau dan harum sesudah merekah. Buah ini dijual dengan kondisi dibalut pelepah pisang untuk menjaga kadar suhu agar tidak mudah rusak.

Biasanya timun suri diolah menjadi berbagai jenis minuman segar penghilang dahaga pada saat berbuka puasa. Buah yang bentuknya menyerupai labu ini juga memiliki banyak khasiat. Seperti meredakan panas dalam, meringankan diabetes, menyehatkan kulit, melancarkan pencernaan, menjaga imunitas tubuh serta mengontrol kolestrol. Cocok untuk menu berbuka puasa.

Jalaluddin mengatakan, timun suri akan sehat pertumbuhannya saat cuaca tidak terlalu panas dan tidak hujan terus menerus. Jika kondisi cuaca kemarau, maka timun suri akan matang lebih lama, sekitar dua bulan. Namun jika kondisi cuaca seperti saat ini maka 52 hari sudah bisa panen.

Menurut Jalaluddin, sehari dia bisa memanen timun 50 hingga 60 buah. Namun saat rusak dimakan tikus, hanya mencapai 50 persen. Buah timun suri ini akan dipasarlan melalui tengkulak. “Kami jual ke muge (tengkulak) itu dengan harga Rp10 ribu untuk ukuran kecil maupun besar,” ujarnya.

 “Untuk bibitnya sendri, dari hasil panen tahun lalu yang kami simpan. Buah ini juga banyak ditanam masyarakat Aceh, sudah tradisi orang Aceh lah,” ujarnya. 

Komentar

Loading...