Tolak UU Cipta Kerja, Ratusan Mahasiswa dan Buruh Demo ke DPRK Pidie

Oleh ,
Tolak UU Cipta Kerja, Ratusan Mahasiswa dan Buruh Demo ke DPRK Pidie
Suasana aksi demo yang dilakukan mahasiswa dan buruh di halaman Kantor DPRK Pidie. | Foto: KBA.ONE, Marzuki

KBA.ONE, Pidie - Ratusan mahasiswa dan Konspederasi Serikat Pekerja Indonesia melakukan aksi demo di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie, Kamis 15 Oktober 2020.

Mereka yang tergabung dalam aliansi masyarakat sipil Pidie, melakukan aksi demo menolak Undang-Undang (UU) Cipta Kerja yang dinilai tidak memihak pekerja, buruh, dan masyarakat.

Dalam sejumlah orasi yang disampaikan secara bergantian, para pendemo menyebutkan UU Cipta Kerja hanya mengakomodir kepentingan kaum kapitalis dan mengenyampingkan hak-hak rakyat yang merupakan hak dasar, padahal telah diatur dalam UU Dasar 1945 dan Pancasila.

Aliansi masyarakat sipil menyampaikan lima tuntutan melalui DPRK Pidie, dan mendapat respon langsung oleh ketua dewan. Dalam kesempatan itu, seluruh dewan berjanji akan menyampaikan ke DPRA dan DPR-RI asal Aceh untuk ditinjau kembali tentang UU Cipta Kerja.

Adapun lima tuntutan tersebut, diantaranya mendesak Presiden Republik Indonesial untuk mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang terhadap pengesahan UU Cipta Kerja, mendesak Pemerintah Aceh dan Kabupaten Pidie melalui DPRK untuk melakukan yudisial review terhadap UU Cipta Kerja.

Kemudian, mendesak DPRK Pidie untuk menandatangani dan menyatakan sikap penolakan pengesahan UU Cipta Kerja, mendesak DPRK, DPRA, dan DPR-RI dari daerah pemilihan Aceh untuk loyal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Aceh.

Lalu mendesak DPRK Pidie, DPRA, dan DPR-RI untuk menjaga kedudukan Aceh sebagai daerah istimewa yang memiliki status otonomi khusus.

Aksi demo dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan berakhir pada tengah hari ini berlangaung damai dan mendapat kawalan ratusan personel dari Polisi Resor Pidie.***

Komentar

Loading...