Tekan Penyebaran Covid-19

Tujuh Narapidana Rutan Takengon Bebas Bersyarat

Tujuh Narapidana Rutan Takengon Bebas Bersyarat
Tujuh warga binaan rutan Takengon menerima asimilasi. | Foto: KBA.ONE, Karmiadi

KBA.ONE, Takengon - Sebanyak tujuh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Takengon terima asimilasi (bebas bersyarat). 

Asimilasi yang diberikan kepada tujuh WBP itu dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19 di rutan setempat.

Plt. Kepala Rutan Kelas IIB Takengon, Husni, mengatakan ketujuh orang itu telah memenuhi persyaratan, lantaran telah menjalani setengah masa tahanan serta sepertiga masa pidananya. 

"Acara asimilasinya sudah kita lakukan kemarin, program ini sudah diatur dalam Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) RI nomor 10 tahun 2020 tentang syarat pemberian asimilasi dan hak integrasi bagi narapidana dan anak dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19," kata Husni, Selasa 08 Juni 2021 di Takengon. 

Lebih lanjut, Husni menjelaskan program yang asimilasi di rumah itu, bukanlah bebas murni, namun menjalankan sisa pidana di rumah yang nantinya akan diawasi oleh pihak bapas, pihak kepolisian, dan kelompok masyarakat.

"Untuk para warga binaan yang akan menjalani asimilasi di rumah, kami ingatkan kembali bahwa kalian memilki kewajiban-kewajiban yang harus dilaksanakan, selain nantinya ada beberapa kewajiban yang akan diberikan oleh pihak bapas, adapun kewajiban yang harus kalian laksanakan," tambah Husni.

Tujuh narapidana tersebut nantinya wajib memperhatikan protokol kesehatan (prokes), wajib untuk tetap tinggal di rumah selama masa asimilasinya belum berakhir, dan tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum serta perbuatan-perbuatan yang dapat menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat.

"Sekali Iagi kami menegaskan dalam proses pengurusan maupun layanan-layanan lainnya yang di berikan pihak rutan Takengon tidak dipungut biaya apapun, alias gratis," tutup Husni.*** | KARMIADI, Kontributor Aceh Tengah

Komentar

Loading...