UMKM di Pidie Kembali Buka Pendaftaran BPUM

Oleh ,
UMKM di Pidie Kembali Buka Pendaftaran BPUM
Ilustrasi |Foto: detik.com

KBA.ONE, Pidie - Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Pidie kembali mendapat angin segar, setelah pemerintah membuka pendaftaran lanjutan Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM) sebesar Rp 2,4 juta.

"Pendaftaran gelombang ke II ini mulai sekarang dan berakhir pada 27 November nanti. Pendaftarannya langsung melalui online," sebut Kepala Bidang Koperasi dan UKM Dinas Perdagangan Kopersi dan Usaha Keceil Menengah Pidie, Nurwansyah, kepada KBA.ONE, Selasa 13 Oktober 2020.

Katanya, pada gelombang pertama jumlah pendaftar tahap satu sampai tahap lima sebanyak 7.902 usaha, dengan rincian pendaftaran BPUM tahap satu sampai tahap tiga berjumlah 2.875 usaha, dan tahap empat dan lima berjumlah 5.027 usaha. Namun yang baru menerima bantuan sebanyak 1.087 usaha, sedangkan sisanya sebanyak 6.815 usaha akan menyusul setelah keluarnya hasil verifikasi dari pusat.

"Sejauh ini kita di daerah hanya menerima pendaftaran saja, yang melakukan verifikasi layak tidak layak menerima BPUM langsung dari pusat," kata Nuarwansyah.

Lanjutnya, BPUM tersebut merupkan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bagi usaha mikro yang berdampak Covid-19 sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 23 tahun 2020 tentang BPUM yang berdampak Covid-19, meliputi jenis usaha pedagang pasar, pedagang kaki lima, industri atau usaha rumah tangga atau pelaku usaha yang memiliki omzet di bawah Rp300 pertahun, dan memiliki aset di bawah Rp50 juta, berdampak Covid-19 serta belum pernah terakses perbankan.

"Syaratnya sama dengan gelombang pertama, sesuai Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduk dan domisili tempat usaha di Pidie serta bukan Pgawai Negeri Sipil (PNS), TNI/Polri, serta belum pernah terakses perbankan," katanya.

Untuk pendaftaran, Nurwansyah menyebut langsung dilakukan sendiri oleh pelaku UMKM. "Jika tidak mengerti cara mendaftarnya melalui online pada link http://byt.ly/FormBPUM2Pidie, boleh minta bantuan pada kerabat yang mengerti," ungkapnya.***

Komentar

Loading...