Usai Divaksin, Empat Nakes Dilarikan ke RSU Cut Meutia

Usai Divaksin, Empat Nakes Dilarikan ke RSU Cut Meutia
Nakes di Aceh Utara saat menjalani vaksinasi Covid-19. | Foto: KBA.ONE, Try Vanny

KBA.ONE, Aceh Utara - Usai menerima vaksin Covid-19 buatan Sinovac, empat tenaga medis dari tiga puskesmas di Kabupaten Aceh Utara, terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Cut Meutia untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, Senin 15 Februari 2021.

Menurut data yang dihimpun KBA.ONE, empat orang tersebut adalah Widiya Riyani, 36 tahun, asal Peureumpok, Syamtalira Aron, dan Mutmainnah, 45 tahun, warga asal Desa Alue Awe, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, yang keduanya bertugas di Puskesmas Syamtalira Aron.

Selanjutnya Melisa Anggraini, 34 tahun, asal Kecamatan Samudera yang bertugas di Puskesmas Meurah Mulia dan Murniati, 40 tahun, asal Meunasah Alue, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe yang bertugas di Puskesmas Syamtalira Bayu.

Humas RSU Cut Meutia, Jalaluddin saat dikonfirmasi KBA.ONE, menyebutkan empat tenaga kesehatan tersebut dibawa ke RSU Cut Meutia dalam waktu yang hampir bersamaan setelah mengalami pusing-pusing, mual dan muntah-muntah setelah divaksin.

“Setelah diperiksa oleh dokter tidak membahayakan, mereka hanya mengalami pusing dan mual-mual setelah divaksin, karena memiliki penyakit penyerta, seperti asam lambung, dan terlalu lelah,” kata Jalaluddin.

Sambungnya, saat ini kondisi keempat orang tersebut sudah mulai membaik, namun mereka tetap harus mendapat perawatan lanjutan di RSU Cut Meutia sampai kondisinya benar-benar dipastikan pulih oleh dokter.

“Dokter menyarankan mereka tetap dirawat inap, jika kondisi mereka sudah membaik dibolehkan pulang," tutupnya. *** 

Komentar

Loading...