Viral Kasus Gugat Ibu Kandung, Sekda Aceh Tengah Telah Panggil Asmaul Husna

Viral Kasus Gugat Ibu Kandung, Sekda Aceh Tengah Telah Panggil Asmaul Husna
Sekda Aceh Tengah, Subhandy. | Foto: Ist

KBA.ONE, Takengon - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Tengah, Subhandy, mengaku telah memanggil penggugat Asmaul Husna terkait kasus perbuatan melawan hukum di Pengadilan Negeri Takengon. Kasus viral di jagat maya yang menjadi perhatian publik lantaran tergugat adalah ibu kandung penggugat sendiri, Alkausar.

Asmaul Husna merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di salah Setdakab Aceh Tengah. Pemkab punya kewajiban untuk memberi nasihat dan saran kepada Asmaul Husna dalam polemik ini.

"Kami sudah memanggilnya beberapa waktu yang lalu untuk mendengar langsung duduk perkara atas kasus ini," kata Subhandy kepada KBA.ONE, Rabu 24 November 2021, di Takengon.

Kata dia, duduk perkara masalah itu telah ia dengar langsung dari penggugat, secara prinsipnya ia menghormati putusan hakim yang telah bergulir di pengadilan.

Sebelum kasus ini bergulir di Pengadilan Negeri Takengon, kata Subhandy, Asmaul Husna telah digugat oleh ibu kandungnya sendiri di Mahkmah Syariah, Pegasing terkait kepemilikan satu pintu bangunan lantai tiga di Blang Kolak dua, Bebesen, Aceh Tengah.

"Setelah putusan mahkamah gagal dimenangkan ibu kandungnya, akhirnya Asmaul Husna memutuskan untuk mendapatkan kembali haknya, yaitu satu unit rumah di Blang Kolak dua. Sehingga didaftarkan ke pengadilan Takengon untuk proses persidangan,” ungkap Sekda menuturkan pernyataan penggugat.

Terkait upaya untuk melakukan perdamaian atas kasus ini, Sekda mengaku kasus itu sudah hampir final. "Kita tunggu saja hasilnya, semoga setelah diputuskan tidak tejadi kisruh baru dalam keluarga, kita ingin kasus seperti ini tidak lagi terulang utamakan musyawarah mufakat," kata Subhandy.

"Saya sudah mendengar klarifikasi dari Asmaul Husna, ia sudah menyampaikan duduk perkara yang terjadi dalam keluarganya, kita tunggu putusan hukum semoga tidak ada peraturan yang dilanggar," tutup Subhandy.

Diketahui, kasus ini telah memasuki 14 kali persidangan, kemarin 23 November 2021 merupakan persidangan kesimpulan yang dilakukan lewat sistem E-court. Para pihak menginput kesimpulannya masing masing dan dibacakan oleh hakim. Sedangkan saat ini majelis hakim sedang menyiapkan putusan dan akan dibacakan pada Selasa 30 November 2021.

Anara

Komentar

Loading...