Waiting List Calon Jamaah Haji di Aceh Capai 125.641 Orang

Waiting List Calon Jamaah Haji di Aceh Capai 125.641 Orang
Pejabat Kanwil Kemenag Aceh saat temu pers bersama wartawan di Banda Aceh | Foto : KBA.ONE, Komar

KBA.ONE, Banda Aceh - Sebanyak 4.187 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Provinsi Aceh batal berangkat ke tanah suci pada musim haji tahun ini. Akibatnya, jumlah waiting list di Aceh mencapai 125.641 calon jamaah.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh, H Arijal, meminta maaf kepada tokoh masyarakat, terutama di Aceh yang di tahun 2020 ditunda keberangkatan haji.

Batalnya keberangkatan CJH tersebut berdasarkan keputusan Menteri Agama RI, Nomor 494 tahun 2020, tentang pembatalan keberangkatan jamaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1451 Hijriah/2020 Masehi, tertanggal 2 Juni 2020.

"Ada 125.641 CJH yang masih antre, massa antrenya 31 tahun, nomor porsi terakhir 0100196170," kata Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag Aceh, Arijal, kepada wartawan, Selasa 22 Desember 2020.

Ia menyebutkan untuk jumlah kuota jamaah haji Aceh tahun 2020 sebanyak 4.342 jamaah, yang sudah melunasi 4.187 jamaah dengan selisih yang tidak melunasi 155 jamaah.

"Jadi, kloter kita setiap tahunnya berjumlah 12 kloter, walaupun ada satu kloter yang isinya hanya 150 orang, tapi tetap dihitung 12 kloter," tutur Arijal.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Aceh, Iqbal, mengatakan bukan ibadah haji yang dibatalkan melainkan jadwalnya yang dibatalkan karena pandemi Covid-19. Ibadah haji 2020 tetap akan dilaksanakan di Mekah dan Madinah dengan jadwal sesuai kebijakan pemerintah Arab Saudi.

"Jika 2021 sudah diizinkan haji secara normal kembali, kita akan memberangkatkan CJH yang ditunda 2020. Kemudian baru setelah itu memberangkatkan jamaah haji tahun 2021, sehingga tidak terjadi antrean yang terlalu banyak," ungkapnya.

Selain itu, kata Iqbal, saat ini pelaksanaan Umrah pemerintah Arab Saudi sudah mengizinkan tapi dengan jumlah yang terbatas dan protokol kesehatan ketat. Termasuk jamaah umrah, baik dari Aceh maupun Indonesia pada umumnya sudah diizinkan.

"Kebijakan Pemerintah Arab Saudi, ada beberapa penerbangan yang diizinkan untuk melakukan pemberangkatan umrah yaitu Medan, DKI Jakarta, Surabaya dan Makassar, selain itu belum diizinkan," ujar Iqbal.

Komentar

Loading...