Warga Bireuen Dilatih Baca dan Pahami Al Qur'an melalui Kegiatan Tahsinul Quran  

Warga Bireuen Dilatih Baca dan Pahami Al Qur'an melalui Kegiatan Tahsinul Quran  
Warga Gampong Meunasah Tunong, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, mengikuti kegiatan Tahsinul Quran, Selasa 14 September 2021. | Foto: KBA.ONE, Waknen Juli

KBA.ONE, Bireuen - Sebanyak 30 peserta yang mengikuti acara Tahsinul Quran di Gampong Meunasah Tunong, Kecamatan Peudada, Selasa 14 September 2021. Kegiatan ini bertujuan untuk memperbaiki bacaan Al Quran sekaligus memahaminya, sekaligus mendukung program Peemerintah Kabupaten Bireuen pada gampong binaan.

Kepala Dinas Syariat Islam Bireuen, Anwar, menyebutkan ada lima gampong binaan terpilih dalam Kabupaten Bireuen, yakni Weu jangka Kecamatan Kuala, Meunasah Mesjid Kecamatan Simpang Mamplam, Meunasah Tunong Kecamatan Peudada, Leubu Cot Kecamatan Makmur, dan Bugak Krueng Kecamatan Jangka.

"Nantinya ke semua gampong binaan ini dilakukan kegiatan Tahsinul Quran. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat meningkatkan pemahaman baik dalam membaca maupun menjalankan syariat Islam secara baik dan benar," katanya.

Apalagi kata dia, Bireuen berjuluk kota santri sehingga penabalan itu harus sejalan dengan pelaksanaannya di semua gampong. "Jangan hanya nama, namun juga apa yang dilakukan harus mengacu pada syariat Islam layaknya sebuah kota santri," tambah Anwar.

Sementara, Geuchik Gampong Meunasah Tunong, Nasrul Muzzakir, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian pemkab setempat, dalam hal ini Dinas Syariat Islam Kabupaten Bireuen yang telah memusatkan kegiatan Tahsinul Quran di gampong yang dipimpinnya.

"Suatu hal yang patut kami syukuri, karena dengan adanya kegiatan ini maka masyarakat disini bisa paham dan mengerti bagaimana membaca Al Quran dengan baik dan fasih," katanya seraya menyebut, bila sebelumnya masih banyak yang terbata-bata saat ini bisa diperbaiki.

 "Kalau bisa kami berharap kegiatan ini tidak hanya dilakukan satu hari saja, melainkan beberapa hari dan rutin, sehingga masyarakat memiliki lebih banyak waktu untuk belajar Tahsinul Quran," harap geuchik. | WAKNEN JULI, Kontributor Bireuen

Anara

Komentar

Loading...