Waspada Covid-19, RSUD H. Sahudin Masih Pantau 4 ODP

Waspada Covid-19, RSUD H. Sahudin Masih Pantau 4 ODP
Direktur RSUD H.Sahudin, dr.Bukhari. | Foto: KBA.ONE, Bulkainisah

KBA.ONE, Aceh Tenggara - Meski kasus pandemi Covid-19 mulai mereda di Aceh Tenggara, tim gugus masih tetap melakukan pemantauan sejumlah orang yang berasal dari luar daerah, khususnya orang tanpa gejala ( OTG ) yang berasal dari zona merah.

Pasalnya, Aceh Tenggara yang berbatasan langsung dengan Sumatera Utara khusunya Kota Medan notabene masih berstatus zona merah menjadi alasan kuat menjadi kewaspadaan di wilayah ini.

Data sementara yang dihimpun dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Sahudin Kutacane hingga 17 Juni 2020, orang dalam pengawasan (ODP) sebanyak empat orang, pasien dalam pengawasan (PDP) nihil.

Sementara hingga saat ini ODP selesai dalam pemantauan sebanyak 101 orang, sedangkan pasien positif tidak ada.

"Proses pemantauan tetap kita lakukan, secara ketat, hal ini di lakukan untuk menimalisir wabah Covid-19 ini tidak masuk dan berkembang di Aceh Tenggara", ungkap Direktur RSUD H.Sahudin, dr.Bukhari kepada KBA.ONE, Kamis 18 Juni 2020.

Bukhari menyebutkan, meski Kabupaten Aceh Tenggara salah satu kabupaten di provinsi Aceh telah ditetapkan gubernur sebagai zona hijau, namun kewaspadaan terhadap wabah ini tetap dilakukan, segala aktivitas masih disesuaikan dengan protokol kesehatan oleh pemerintah.

Imbauan kepada masyarakat tetap dilakukan seperti penggunaan masker pada saat keluar rumah, mencuci tangan baik dengan sabun maupun penggunaan hand sanitizer serta menghindari kerumunan atau keramaian.

Selain itu, penjagaan di perbatasan antara Sumatera Utara dan Aceh khususnya di perbatasan Lawe Pakam (Kabupaten Karo-Aceh Tenggara) masih dilakukan oleh tim satgas Covid-19 Agara.

"Kita tetap siaga, meskipun Aceh Tenggara termasuk kategori zona hijau sesuai yang ditetapkankan Gubernur Aceh beberapa waktu lalu," ungkap Bukhari.

Komentar

Loading...