Yahoo Akui 3 Miliar Akun Emailnya Diretas

Yahoo Akui 3 Miliar Akun Emailnya Diretas
Ilustrasi | The Hacker News

Masalah keamanan siber memang tak henti-hentinya menyerang Yahoo. Pada 2014, Yahoo juga mengaku sempat dibobol lagi dan data informasi dari 500 juta akun pengguna telah dicuri.

KBA.ONE - Rekor sebagai korban pencurian data terbesar dalam sejarah kini dipegang Yahoo. Sebanyak tiga miliar akun Yahoo diretas hacker sepanjang 2013.

Seperti diumumkan Yahoo pada Selasa, 3 Oktober 2017, informasi ini datang dari investigasi terkait akuisisi Verizon terhadap Yahoo pada Juni lalu. Ternyata, setelah diungkap ada tiga miliar akun yang di-hack. Padahal, tahun lalu Yahoo mengklaim hanya sekitar satu miliar pengguna yang akunnya diretas, yang juga diakui sebagai serangan siber terbesar pada saat itu.

Tiga miliar akun itu lebih besar ketimbang kombinasi pengguna Facebook, Instagram, dan Twitter. "Berdasarkan investigasi yang dilakukan ahli forensik dari luar, kami meyakini semua akun pengguna Yahoo telah dibobol dalam pencurian data yang terjadi Agustus 2013," ujar Suzanne Philion, juru bicara unit Verizon baru yaitu Oath.

Peretasan itu mengakibatkan seluruh pengguna yang memiliki email Yahoo dan pemilik akun terhadap layanan Yahoo lainnya seperti Flickr dan fantasy sport ikut terkena imbas. Yahoo mengatakan informasi yang dicuri meliputi nama, alamat email, nomor telepon seluler, tanggal ulang tahun, hingga password. Dalam beberapa kasus, pertanyaan keamanan dan jawabannya, juga ikut tercuri.

Namun, Yahoo menampik jika data pembayaran maupun informasi mengenai akun bank ikut dicuri. "Seluruh informasi tersebut tersimpan dalam sistem yang kami percayai tidak terkena dampaknya," ujar Philion.

Yahoo mengaku telah mengirimkan notifikasi ke semua penggunanya, menyatakan telah mengambil tindakan pada 2016 untuk melindungi semua akun. Termasuk meminta pengguna mengubah kata sandi dan memblokir akses akun yang tidak dapat menjawab pertanyaan keamanan.

Saat ini, mereka masih bekerja sama dengan otoritas berwenang untuk mencari tahu siapa dalang di balik serangan. Nahasnya, Yahoo juga diselidiki pihak berwenang karena gagal memberitahukan para penggunanya terkait masalah itu dengan cepat.

Masalah keamanan siber memang tak henti-hentinya menyerang Yahoo. Pada 2014, Yahoo juga mengaku sempat dibobol lagi dan data informasi dari 500 juta akun pengguna telah dicuri.

Yahoo sendiri diakuisisi Verizon senilai USD 4,5 miliar. Seharusnya, nilai akuisisi USD 4,83 miliar. Namun, Verizon mendapat diskon USD 350 juta pada Februari lalu karena masalah keamanan yang dialami Yahoo. Penemuan adanya peretasan diketahui ketika sedang dilakukan integrasi Yahoo dengan AOL, salah satu anak usaha Verizon.

Komentar

Loading...