YouTube akan Luncurkan Layanan Musik Berbayar

YouTube akan Luncurkan Layanan Musik Berbayar
Kantor YouTube di Los Angeles, California | Bloomberg

Untuk menjaga agar Remix bisa sukses, YouTube mempekerjakan mantan eksekutif Warner Music, Lyor Cohen.

SETELAH melihat perkembangan layanan musik berbayar yang meningkat belakangan ini, penyedia layanan berbagi video, YouTube, berencana bakal meluncurkan produk terbarunya yang fokus pada layanan musik berbayar pada bulan Maret mendatang.

Produk yang sementara disebut Remix ini, merupakan cara YouTube untuk mengambil ceruk pasar pengguna layanan musik berbayar dan mengejar ketertinggalannya atas pemain lama di industri: Spotify dan Apple Music.

Menurut laporan Bloomberg, peluncuran produk ini masih bergantung pada kesepakatan YouTube dengan dua dari tiga label musik besar, Sony Music Entertainment dan Universal Music Group. Sementara, Warner Music Group, label besar lainnya, telah dilaporkan meminta persyaratan baru yang menguntungkan kedua belah pihak.

Selain itu, layanan penyedia konten video milik Google ini juga sedang bernegosiasi dengan Vevo, yang dimiliki Universal dan Sony yang khusus mendistribusikan video musik.

Industri rekaman memang telah bertahun-tahun mengkritik YouTube karena pembayarannya yang tidak memuaskan ke label dan artis, meskipun video musik mereka termasuk di antara video terpopuler di seluruh jaringan platform video.

Untuk menjaga agar Remix bisa sukses, YouTube mempekerjakan mantan eksekutif Warner Music, Lyor Cohen, untuk membantu mengawasi operasi Remix dan berfungsi sebagai penghubung dengan bisnis rekaman.

Sebelumnya, Google telah memperkenalkan layanan streaming musik, Google Play Music, pada 2011. Namun hasilnya sampai saat ini kurang memuaskan.

Kemudian pada 2014, YouTube Music Key hadir memberikan layanan video musik tanpa iklan kepada pelanggan. Hasilnya? Tidak jauh berbeda dengan Google Play Music.

YouTube Music Key kemudian berubah haluan menjadi YouTube Red pada tahun 2016. Fungsi YouTube Red tetap sama, sebagai layanan yang membiarkan pengguna menonton video tanpa iklan. Kemungkinan Remix akan menjadi perpaduan Google Play Music dan YouTube Red.

Komentar

Loading...